FEB UNITOMO GANDENG PEMKAB TAMBRAUW KEMBANGKAN SDM PAPUA BARAT DAYA
Surabaya (19/01) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Dr. Soetomo (FEB Unitomo) Surabaya menggelar Focus Group Discussion
(FGD) dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten
Tambrauw, Papua Barat Daya, Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang FEB
Unitomo ini dihadiri delegasi Pemkab Tambrauw yang dipimpin langsung Bupati
Yeskiel Yesnath, S.E., M.Si., bersama lima pejabat daerah, serta disambut oleh
Dekan FEB Unitomo Prof. Dr. Dra. Sukesi, MM., dan jajaran pejabat struktural FEB-Unitomo.
Penandatanganan MoU menandai dimulainya kerja sama
strategis dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi
pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini
diarahkan untuk mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta
perencanaan pembangunan daerah berbasis akademik di wilayah Papua Barat Daya.
Dekan FEB Unitomo Prof. Sukesi menyampaikan
apresiasi atas terpilihnya Unitomo sebagai mitra Pemkab Tambrauw. “Secara
teknis, kerja sama ini akan kami tindak lanjuti melalui program pengajaran,
riset terapan, serta pendampingan ekonomi daerah. Kami berharap sinergi ini
mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Tambrauw,”
ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tambrauw Yeskiel Yesnath
menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi memiliki peran penting
dalam peningkatan kualitas kebijakan dan pembangunan daerah. “Kemitraan
dengan Unitomo sangat kami butuhkan, terutama dalam penyediaan kajian akademik
sebagai dasar perencanaan pembangunan, termasuk pengembangan UMKM dan
lingkungan bisnis di daerah kami,” tutur Bupati Yeskiel. Ia berharap kerja
sama ini dapat meningkatkan mutu pendidikan dan kesejahteraan masyarakat
Tambrauw secara berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara Pemkab Tambrauw dan Program Studi Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Pembangunan, serta Program Doktor Manajemen FEB Unitomo. Bupati Yeskiel juga menyampaikan terima kasih dan harapan positif agar kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan Papua Barat Daya.(Agbar)