LPPM Unitomo Selenggarakan Seminar Pengurusan dan Penyusunan Deskripsi Paten Sederhana/Paten
Surabaya – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) menyelenggarakan seminar bertajuk “Pengurusan dan Penyusunan Deskripsi Paten Sederhana/Paten” yang berlangsung di Auditorium FIKOM Gedung F lantai 4. Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen di lingkungan Unitomo sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas akademisi dalam menghasilkan luaran penelitian berupa paten.
Seminar dibuka oleh Cityta
Putri K., S.T., M.Biomed sebagai Ketua Sentra HKI Unitomo. Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan narasumber, Prof. Dr. Noengki Prameswari, drg., M.Kes., yang merupakan Guru Besar Universitas Hang Tuah Surabaya serta memiliki pengalaman luas dalam pengajuan hingga komersialisasi paten.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa paten merupakan hak eksklusif yang diberikan negara kepada inventor atas hasil invensinya, baik berupa produk maupun proses. Untuk memperoleh paten, suatu invensi harus memenuhi tiga syarat utama, yaitu memiliki kebaruan (novelty), mengandung langkah inventif, serta dapat diterapkan dalam industri.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa penyusunan dokumen paten terdiri dari beberapa bagian penting, antara lain deskripsi, klaim, abstrak, dan gambar (jika diperlukan). Bagian klaim menjadi poin krusial karena menentukan batas perlindungan dari invensi yang diajukan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai perbedaan antara paten biasa dan paten sederhana, termasuk masa perlindungan serta jumlah klaim yang diperbolehkan.
Selain aspek teknis penulisan, narasumber turut berbagi pengalaman praktis dalam mengembangkan paten hingga tahap komersialisasi. Disampaikan bahwa hasil penelitian memiliki potensi besar untuk dipatenkan dan dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi apabila mampu menjawab kebutuhan industri. Oleh karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi salah satu strategi penting dalam hilirisasi hasil riset.
Kegiatan seminar dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif, di mana para dosen aktif mengajukan pertanyaan terkait proses pengajuan paten, pembuktian invensi, hingga strategi komersialisasi. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat dosen dalam meningkatkan kualitas luaran penelitian, khususnya di bidang hak kekayaan intelektual.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para dosen Unitomo semakin termotivasi untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya dipublikasikan dalam jurnal ilmiah, tetapi juga dilindungi melalui paten serta dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat luas.